Mnggu ni menjadi minggu yang penting dalam hidupku.. Krna impianku selama
ni tlah terwujud.
Ya.. Impian setiap orang untuk melanjutkan sekolah. Seragam
putih abu-abu telah melekat ditubuhku. bersama sahabatku mela dan rio..
Kujalani masa2 SMA ini, yang kata orang masa SMA adalah masa2 yg paling
indah.. Sudah sejak lama q mnyimpan rasa sayang dengan rio sahabatku,, q malu
mngungkapkannya. Karena q takut prshbatan kita akan berakhir.. Terkadang q
cmburu dengan mela ketika sedang dekat dngan rio.. Tentu hal itu sangat wajar,
karena kita sudah dekat semenjak kita kecil.
"chik.. Nanti kita jadi bikin pesta
kejutan untuk rio kan" tnya mela.. Q berpikir sjnak..
Memutar memoriku,.
"masak kmu lupa? Inikan hri ultahnya rio." lanjutnya berbicara..
Sahabat
macam apa q nie.. Ultahnya rio aja q lupa.. "berarti kamu belum ngucpin
selamat buat rio" selidiknya..
"blum.."jwbku singkat..
"klo q udah.. Tepat
tengah malam tadi, dan katanya q adalah org pertama yg ngucapin selamat ke
dia" entah mengapa q bisa lupa. Moment yg q tnggu2 slama ini.. Tiba2 sja
kepalaku pusing, pandanganku kabur..
Dan bruukk.. Q sudah tak ingat apa lgi
yg terjadi.. kubuka mata degan perlahan, tak sngaja q mndengar percakapan
orang tuaku
" pak, bu.. Ada yg ingin sya bicarakan dan ini tentang kesehatan
putri bapak dan ibu, chika. Menurut hasil lab, anak bapak dan ibu mengidap
penyakit kanker otak stadium 4.. Dan kami memperkirakan umur chika hanya
tinggal 2 bulan saja" jantungku berdegup sangat kencang.. seakan q ingin
jatuh kelantai..
Q balum siap dan tak akan pernah siap degan knyataan ini
" q
akan mati?, q akan menggingalkan org2 yg aku syangi?, mama, papa, mela,
rio.." tak trsa air mtaku jatuh mmbasahi pipiku.. Perlahan kuangkat
kepalaku yg masih sakit..
"mah,pah.chika mau pulang.. Chika belum ngucapin
selamat buat rio.. Chika mau pulang pah, mah"paksaku..
"kmu belum sehat
sayang..kamu masih butuh istrahat di rumah skit ini" ucap mama dngan nada
rendah..
"ma, buat apa chika trus-trusan disini..toh umur chika g akan
brtmbah.. Chika akan mati mah.. Pah.." kutarik rambut pnjangku..
"Kamu
ngomong apa sich sayang.. Dokter hanya mmvonis. Yang menentukan hayalah Tuhan..tapi baiklah kita akan pulang skarang"akhirnya papa mau
mngalah..
"rio selamat ulangtahun ya.. Maaf q trlambat.. Dan lupa g abwa
kadonya" ucapku dengan muka pucat..
"iya chik.. Makasih ya.. Kmu skit apa?"
tnyanya cemas..
"gpp kok.. Q pulang dulu"
kujlaani hidup ini degan perasaan
sedih.. Dan selama 2 blan ini q menyendiri dari ke 2 shbat ku..
"Tuhan jangan
panggil q sekarang..karena q belum sempat mengutarakan perasanku kepada rio"
batinku..
pagi ini..ditaman ini q bertmu dengan rio dan mela,,
q ingin jujur
degan keadaanku selama ini..
"rio, maafkan q yang berani menyimpan rasa untuk
kamu..dari dulu q senang merhatiin kmu.. Kmu baik beda dngan laki laki yg
lainnya.. Q ingin mengungkapkannya, tapi q takut prshabataan kita akan rusak
dan hancur.. Dan skarang q ,q sdar klo q g mngkin bisa dapetin kmu.. Q skit..
Sebentar lagi q akan pergi jauh.. Pergi untuk slamanya.. Mela, otlong jaga
rio, q tau kmu orang yg pantas untuk rio.. Sekrang q udah lega dan tnang
untuk prgi"
kutinggalkan mereka berdua. "Tuhan skarang q siap meninggalkan
dunia ini.. ambilah q skarang Tuhan"..
Logo Design by FlamingText.com
Rabu, 19 September 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar